Wednesday, September 1, 2010

Orientasi Nilai bukan Konsep





Hari ini adalah untuk pertama kalinya saya mendapatkan mata kuliah Pemasaran Industri, Pertama kalinya pula saya diajar oleh Ir. Erlinda Muslim, MEE. Beliau adalah dosen yang memang memiliki bidang pengajaran di mata kuliah ini. Pada pertemuan pertama ini, Bu Er, begitu beliau biasa disapa, hanya menyentuh sebagian kecil dari mata kuliah Pemasaran Industri.

Sebagian waktu justru Beliau manfaatkan waktu ini untuk menyentil kesadaran para mahasiswanya tentang fenomena yang sering menghinggapi mahasiswa dan menjadi pola umum dari kepribadian bangsa Indonesia. Pembahasan diawali dengan pernyataan beliau yang mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang mudah puas. Dan hal ini dapat dilihat dari karakteristik mahasiswanya. Kami yang memang merasakan hal itu tiba-tiba mendapatkan tes dadakan dari Beliau.

Bu Erlinda mengambil sebuah spidol dan meminta salah seorang dari kami untk menggambarkan fungsi permintaan. Sederhana bukan, dibandingkan hal-hal besar yang seringkali kita bicarakan dalam percakapan mahasiswa yang sering sok serius. Nyatanya teman kami yang mencoba gagal menggambarkan dengan sempurna. Hanya sebuah kurva sederhana. Ini belum termasuk jumlah mahasiswa di kelas tersebut yang bisa jadi tidak mendapat bayangan sama sekali tentang apa itu Kurva Permintaan.

Pertanyaan selanjutnya pun bergulir, mulai dari kurva BEP, persamaan linear, fungsi tujuan dan fungsi batasan dan semuanya berujung sama. Jawaban yang tidak memuaskan. Hanya sedikit sekali dari kita yang sanggup mengembalikan umpan pertanyaan yang dilontarkan Bu Er. Bahkan banyak yang menutupi ketidaktauan itu dengan terdiam

Satu hal yang Beliau sampaikan adalah, sebagian besar dari kalian belajar bukan berangkat dari filosofi atau konsep. Melainkan langsung pada pengerjaan yang lebih berorientasi kepada nilai. Akibatnya pemahaman itu hilang begitu saja sejalan dengan selesainya ujian.

Hmmmm,, ini benar-benar tamparan buat saya. Di jurusan Teknik Industri, yang merupakan salah satu jurusan terbaik di UI. Yang Passing Grade masuknya cukup susah ternyata keadaan mahasiswanya cukup bikin miris. Namun satu hal yang bikin kita bersyukur adalah karena kita baru menginjak semester 5 minggu ini. Dimana kita masih punya sangat-sangat cukup kesempatan jika kita mau bekerja keras untuk menyerap sebanyak-banyaknya ilmu selama masa study kita di kampus perjuangan ini.

Sekian yang bisa saya bagi semoga menjadi pengingat yang bermanfaat bagi kita semua.

^^
-Jadilah titik tertinggi dari piramida kualitas kelulusan Mahasiswa Indonesia-

Bu Erlinda