Wednesday, May 14, 2014

Pemimpin Yang Saat Ini Kita Butuhkan

Kita butuh pemimpin yang cermat saat merencanakan, namun dingin saat mengeksekusi
Seorang yang mencintai bangsa ini, lebih daripada dia mencintai dirinya sendiri
Seorang yang rela dan ikhlas mengambil keputusan tidak populer saat ini, tapi akan disyukuri nanti

Kita butuh pemimpin yang bisa bernafas diantara gang gang sempit, dipinggir selokan selokan mampet
Seorang yang mampu berada ditengah masyarakat kecil tanpa merasa risih
Seorang yang nyaman berada diantara keringat buruh dan nelayan, karena kesederhanaan telah menjadi nafasnya

Kita butuh pemimpin yang didepan penegakan keadilan, matanya tertutup dari subjektifitas kelompok
Seorang yang berani berkomitmen menggilas siapapun yang culas apapun resikonya
Seorang yang tidak sembunyi dibalik kata stabilitas negara, atas hal hal yang selayaknya diungkap

Kita butuh pemimpin yang berkomitmen mencerdaskan anak bangsa, bukan sekedar mencetak kuli kuli berijazah
Seorang yang mempersiapkan pendidikan bagi putra putri terbaik bangsa, seperti dia menyiapkan mendidikan untuk anaknya sendiri
Seorang yang tanpa kompromi dalam keyakinan, bahwa kualitas manusia, adalah aset terbesar bangsa ini

Berkali kali kita berharap, dan mungkin berkali kali pula harapan itu akan gugur
Namun ini bukan jadi alasan kita untuk berhenti berharap dan berhenti berjuang
Karena pada semua yang gugur, takdirnya adalah untuk bersemi kembali

Saturday, May 10, 2014

Umat Islam Hari Ini

Saya lihat wajah Umat Islam akhir akhir ini (setidaknya yang saya lihat di keseharian saya, di Indonesia) itu seperti sekumpulan ikan ikan kecil yang jumlahnya banyak sekali. Ikan ikan ini, entah apa sebab dan motivasinya, sibuk berantem satu sama lain.

Akibat gesekan fisik dari ikan ikan kecil yang berantem ini, darah pun keluar. Bau darah ini, kemudian dicium oleh pemangsa, katakanlah ikan hiu. Ikan hiu ini mendapat petunjuk jelas, dimana, kapan dan bagaimana cara terbaik untuk memangsa ikan ikan ini. Gampang aja toh namanya pemangsa, udah takdirnya peka terhadap bau anyir darah.

Ikan hiu pun datang, menghajar, memangsa, menebas, dan menumpahkan lebih banyak darah. Ikan ikan kecil sejenak terpana, menyadari betapa mereka telah lemah dan sibuk bertikai satu sama lain.

Lalu apakah mereka kemudian bersatu? Tidak, selanjutnya mereka sibuk menuding kelompok ikan kecil mana yang menjadi antek ikan hiu yang disisipkan untuk menghancurkan kelompok kelompok ikan kecil itu. Darah makin anyir, ikan hiu makin ramai berdatangan.

Friday, May 2, 2014

Menyenangkan :3

Beberapa hari ini saya disibukkan dengan persiapan technical test untuk proses rekrutmen perusahaan sponsor beasiswa saya. Dan karena cuaca lagi nggak asik, saya pun sempet sakit beberapa hari kemarin. Menyadari saya sakit, Bapak sama Ibuk setiap hari, saya ulangi setiap hari, nelfon nanya udah makan belum, udah enakan belum dan suruh istirahat. Alhamdulillah :,)

Saya bukan anak yang jarang pisah dengan orang tua, dari SMA saya sudah ngekos. Bapak Ibuk di Jombang saya SMA di Surabaya. Terus sampai kuliah S1 dan S2 di Jawa Barat. Tapi Bapak Ibuk nggak pernah memandang saya sebagai orang dewasa. Mungkn karena saya emang anaknya ceroboh. Dan diperhatikan seperti ini menyenangkan buat saya :3

Dua hari ini, setiap ditelfon saya lebih sering jawab "Nggih, Sampun Pak, Nggih, Udah Okik siapin, nggih. Sampun..." Menjawab pertanyaan dan arahan dari Bapak atau Ibuk untuk tidak lupa membawa hal hal detail, dan barusan, baru saja malam ini, saya telfon Ibuk dan sayup sayup terdengar suara Bapak bilang "Buk, Okik suruh bawa shampoo". Saya seneng sekali dengernya :')

Saya tahu, sampai kapanpun, tidak peduli saya sudah belajar sejauh apa, saya sudah berpengalaman kerja dan organisasi seperti apa, dan betapapun saya ngrasa udah jadi jagoan, dimata Bapak dan Ibuk, Okik akan selalu jadi anak kecil ingusan yang suka nangis karena tempat minumnya ketinggalan di sekolah :3

Terimakasih Bapak, Ibuk. Untuk rasa cinta yang begitu terasa, untuk perhatian yang begitu dekat. Bapak dan Ibuk adalah inspirasi tanpa henti, Bapak dan Ibuk adalah cahaya sebelum cahaya :)))))