Tapiiii ndak papa, kebetulan saya lagi bawa Hagaba Yagaba (Nama Laptop Saya haha), jadilah saya manfaatkan waktu sejam yang singkat ini buat browsing. yaahh sapa tau ada informasi menarik yang bisa didapet. (Padahal Niat utama adalah....yapsss...buka FB hahaha)
Karena kulino (bahasa jawa, artinya kira2 biasa.red) ngebuka kompas, jari saya gatel buat ngebuka website ini, nah kebiasaan nih kalo buka Kompas biasanya yang saya lihat langsung berita-berita di Tab Internasional (Soalnya yang Nasional dan Regional isinya politik muluuuu haha).
Waktu lagi milih-milih kira-kira berita yang mana yang mau gw baca, tiba-tiba mata menangkap sebuah judul nan Menarik. Judulnya itu "RUU Sumpah Setia Pada Negara Yahudi"

Yang mau baca coba klik di sini dah http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/05/26/07575694/ruu.sumpah.setia.pada.negara.yahudi
Nah pas ngebaca isi berita itu, saya kok sedikit geli yah, Bangsa Yahudi tuh bukanya identik dengan sikap cerdas dan percaya diri yah? Tapi cara untuk menjadikan undang undang sebagai pengikat loyalitas itu, menurut saya sedikit menggambarkan rasa kurang percaya diri.
"Partai ultra nasionalis Yisrael Beitenu pimpinan Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman telah menyusun rancangan undang-undang untuk mewajibkan warga negara Israel mengucapkan sumpah setia kepada Israel sebagai negara Yahudi, Zionis dan Demokratis." dari kutipan berita ini, dapat kita ambil kesimpulan kalo Undang-Undang itu, nantinya akan dijadikan sebagai alat bagi pemerintah Israel buat ngejadiin setiap orang terikat pada paham Zionisme guna mendukung negara Yahudi itu tetep eksis keberadaanya.
Sebelumnya mungkin masih banyak dari kita yang belum tau apa itu gerakan Zionisme, Zionisme berasal dari kata Zion, sebuah bukit di Yerusalem tempat yang mereka inginkan dari awal untuk membentuk negara Yahudi. Gerakan ini diresmikan setelah konggres zionis pertama di Bassel Swiss tahun 1897. Jadi gerakan ini menyatukan orang-orang Yahudi di seluruh dunia untuk membentuk suatu gerakan mendirikan negara Yahudi yang mengakomodir kepentingan orang-orang Yahudi ini. Yang lucu adalah ternyata paham ini dianggap oleh PBB dengan mengeluarkan Resolusi 3379 yang menyatakan bahwa gerakan Zionisme adalah tindakan yang rasialis mesipun resolusi ini dicabut pada 19 Desember 1991. Tentunya dengan desakan dari pelobi ulung Yahudi.
Cukup membahas tentang zionisme, kembali pada RUU itu, jadi berdasarkan yang ada di Kompas RUU itu ditujukan untuk mengikat warga Arab Israel yang jumlahnya sekitar seperlima dari seluruh penduduk Israel itu sendiri. Jadi wajar kalo sebenarnya warga Arab ini bersifat antipati terhadap sikap negara Israel yang senantiasa memperlakukan mereka sebagai warga kelas dua. Ketidaksetiaan ini dianggap mengancam keberadaan negara Israel. Jadi pemerintah Negara Tanpa Tanah Air itu merasa perlu untuk memberlakukan aturan mengikat bagi warganya (Undang-Undang).
Nahhhh,, singkat. Menurut saya indikasi ini menunjukkan bahwa, sebenarnya dalam diri Pemerintah Israel sendiri terdapat rasa tidak percaya diri terhadap keberlangsungan negara yang mereka dirikan secara paksa ini. Kalu saja mereka percaya bahwa ideologi yang mereka angkat sebagai dasar negara adalah Ideologi yang mutlak kebenaranya, tentulah tidak diperlukan suatu peraturan perundangan untuk mengikat kesetiaan warganya. Dan seandainya saja negara itu tidak memperlakukan rakyatnya secara diskriminatif tentu tidak akan timbul tekanan terhadap pemerintah berkuasa.
Ideologi dibangun secara bertahap, dan berangsur-angsur, bukan suatu yang dapat berubah dan berbolak balik secara cepat dan drastis. Kalau saja Pemerintah negara Yahudi ini mau sedikit belajar, ada baiknya mereka belajar dari Negara Indonesia, Negara yang di dalam undang-undang dasarnya terdapat pasal bela negara ini. Ternyata masih juga banyak elit warganya yang berkelit dan menelikung NKRI. Itu adalah bukti nyata bahwa ideologis, dan paradigma bukan bersumber pada undang-undang, namun sebaliknya seharusnya undang-undanglah yang disusun berdasarkan Ideologis.
Huhhh... Serius banget yah postingan kali ini,, hehe.. Sekian dulu dah.. Soalnya kantor posnya dah buka tuh..hehe
Assalamualaikum..